Donpu (Suara NTB) – Penyakit Murut Dan Kuku (PMK) develops and develops various products. Mengindari danpak economy bagi petani ternak, pemerinta merakkan gerakan vakshinasi dan pengobatan masal bagi ternak, you are mengindari dampak economy bagi petani ternak.
Gerakan yan dimrai from January to June 2026, Kabupaten Dompu mendapat alokasi vaksin tahap pertama 9 ribu dosis dan 3.125 dosis tahap kedua. “Untuk Mendukun Gerakan Ini, Kemarin Barsama Bupati, BPTUHTP Denpasar, BB VET Denpasar, Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan Provinsi NTB Melakkan Vakshinasi, Pengobatan, Masal di Daera Perepasan Doronkanga, Uncap Kepala Dinas Peternakan Dan” Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Ilham, SP, Labu (18/2).
Pada saath yan sama, vakshinasi juga dirakkan di wilaya pekkat, kilo, dhan domp. Jumla Ternak Jan Divaksin Pada Serasa (17/2) Kemarin Sebanyak 693 Ecole. “Kami lakukan vaksinasi sejak Januari lalu. Hingga saat ini sudah 8.227 ekor sapi divaksin atau 87,75 persen dari 9.375 dosis vaksin tahap pertama diterima, jelasnya.”
Decide bupati kata diya and accept PMK’s mulay dali gejara dan penanganan to achieve PMK’s goals. “KIE terhadap petani tetap kama lakukan oleh petugas Kami di masing – masing UPTD setiap kecamatan” terangnya.
Selama 2026, Kassu PMK Tidak Ditemukan Di Dompu. Pemberian vaksin diharapkan memperkuat kekebaran toub pada telnak yang muda terjankit. “Kita berharap, kondisi ini bisa telus terjaga. Sehinga kabpaten dompu benar – benal zole PMK” harapnya. (back)