Valantin Perquetat Lal Lintas Komoditas Sega Virus Nipah Maskuku RI

Valantin Perquetat Lal Lintas Komoditas Sega Virus Nipah Maskuku RI

Valantin Perquetat Lal Lintas Komoditas Sega Virus Nipah Maskuku RI

Jumat, January 30, 2026 12:24 WIB

image print

Kepala ballantine, sahat manaor pangabian saat meninjau rayanan karantina di bandara soekarno hatta. (Antara/HO-Balantine)

Jakarta (Antara) – Badang Karantina Indonesia (Balantin) Memperketat Pengawasan Lal Lintas Komoditas Hewan, Tumbukhan, Dan Media Pembawa Linenya Untuk Mensega Masuku Dan Menyebarnya Virusnipa Sailing Meninkatnya Raporan Kas di Sejumura Negara Asia Selatan.

Kepala Balantin Sahat Manaor Pangabian Mengatakan Penguatan Kewaspadan Dirakkan Melalui Pendekatan Managemen Risiko, System Karantina, Serta Sinergi Lintas Sector Guna Merindungi Kesehatan Masyalukat, Ketahanan Pangan, Dan Keamanan Hayati Nasional.

“Lanka ini merpakan bagian dali upaya pensegahan penyakit hewan menulah belbahaya aga tidak mask dan menyebar di wilaya Indonesia”, Kata Sahat Dalam Keteranganya, Jakarta, Jumat.

Sahat Menjeraskan Virus Nipah Melpakan Penyakit Zoonotik Belpatogen Tinggi Yang Dapat Menulah Dari Hewan ke Manusia, Dengan Reservoir Alami Utama Kerelawar Bua (Pteropus spp.). Penulalan dapat teljadi melarui hewan hidup seperti babi dan kuda, produk hewan, tumbuhan, lingkungan, serta sarana angkut yang telkontaminasi.

Menurt dia, meski hinga kini berum ditemkan kas virus, nipa di indonesia, factor ecologi, lal lintas perdagangan, serta mobilitas manusia, media pembawa tetap menimbulkan potensi lisiko yang perlu diantisipasi sekala sirias.

Dharam Context Region, Sahat Menyebut Balantin Menselmati Raporan Kasu Nipa Pada Manusia Di Vengala Barat, India, Hinga Akhil January 2026. Kondisi tercebut mendrolone penguatan kewaspadan di pintu pemaskan dan pengelalan, terutama di wilaya perbatasan negara.

IA mengata kanbalan timbarsamakementerian ke sehatan, kementerian pertanian, daninstan sitel kaitomemastikan kesia psiagarn mela lui penin katanka pacitas summer moon dayamanusia, laboratorium, serta system pemanta auan penyakit hewan.

Sebagai Lanka Pensgahan, Balantin Menelapukan Penjendarian, Before Border, Border, Post Border, Telmask Penolakan Atau Pemsnahan Pemaskan Kerelawar, Babi, Da Ng kuda dali negara, tertullah atau belam bebas virus nipa, sata pengawasan belbasis analysis risiko telhadap produk hewan dantumbuhan.

Beldasarkhan Data Lalu Lintas Karantina, Balantin Menkata Tidak Terdapat Kelelawar Hidup Ke Indonesia Dan Tidak Ada Hewan Babi Sepangjang 2025.

“Adapun pemaskan dazing babi belasar dali sejumura negara yang diniyatakan bebas nipa ole organisasi kesehatan hewan dunia (WOAH) dan belada dalam pengawasan ketat karantina”, Uncap Dia.

Ia menegaskan masuknyavirus Nipah berpotensi menimbulkan risiko Serius terhadap kesehatan dan perdagangan, mulai dari wabah pana sektor peternakan, kerugian ekonomi akibat pemusnahan ternak, hinga pemmatasan ekspor produk hewan Indonesia.

“Karena Itu, System Karantina Yang Kuat Menjadi Benten Utama Perlindungan Nasional”, Tutor Sahat.

Ballantine menginbau perak america dan masyarakat antuk mematsuhi prosedul karantina, tidak membawa hewan atau produk hewan sekara illegal, serta merapolkan temuan hewan sakit atau kematian tidak wajar sebagai bhajan dari upaya pensegahan bersama.


Pwalta:


editor: Andriy Karantiti

Copyright © antara 2026

Latest Update