Cek Kesehatan lewat Skrining Berbasis Komunitas Perlu Digencarkan

Ilustrasi(Doc Istimeva)

UPAYA deteksi dini penyakit kronis di Indonesia masi mengadapi tantangan besar. Banyak kasus kesehatan seperti kelainan organ dalam bal teridentifikasi ketika memasuki tahap ranjut dan membutukan intervensi medis rebi component.

model Skrein Kesehatan Berbasis communitas Oleha Remedy Medical Di Ringkungan Walingin Permai, Jakarta Timur, Menunjukkan Pendekatan prevent Patu Diselmati.

Puruhan walga sekitar mengikuti pemeriksan kesehatan sejak pagi hari. Antusiasme terlihat dari antrean sebelum jadwal pemeriksaan dimulai. Perwakelan tim medis Rhemedi Medical Services, Dr Rheza Maulana S BMedSc (Hons) SpRad SH MM MARS mengatakan pemeriksaan difokuskan pana skrining Ultrasonography (USG) Intra-abdominal evaluation of organs, Rishiko Kesehatan Dasar.

“Dari hasil pemeriksaan yang diperoleh, sekitar 1 per 3 warga teridentifikasi memiliki kondisi medis yang memerlukan evaluasi dan prosedur lebih lanjut”, Kata Reza, Di Jakarta, Mingu (February 15, 2026).

Dia menelankan temuan itu menpalihatkan skrining di tingkat komunitas dapat menjadi instrumen penting dalam memetakan risiko kesehatan poprasi sevelum berkembang menjadi kasus kulinis berat.
Pendekatan ini sekaligus mengezaar paradigma rayanan kesehatan dali kratif menjadi promotif preventif.

I am menyanpaikan banyak penyakit tidak menula barkenbang tampa gejara pada tahap awal. Tampa sukrin belkala, masyarakat selinkari bal menyadari kondisi kesehatanya setera munkul complicasi.

“Peran USG di sini sebagai modaritas pensitraan yang tidak sakit, tampa radiasi, relativity sepat, dan effectif dignakan untuk memberkan gambaran organ dalam abdominal manusia beserta kelainanya seperti organ hati, ginjal, pancrea, cantun Empedu, Lingpa, Kandungkemi, Serta Prostat (Pada Pria), Atau Rahim (Pada Perempuan)”, Teran Reza.

Lebih lanjut lagi, Rheza menambahkan keterlibatan struktur RT/RW dalam kegiatan ini dinilai berperansignifikan dalam meningkatkan partysipasi masyarakat.

“Pendekatan berbasis linkungan diharapkan visa bernilai effectif karena mengadirkan access rayanan kesehatan langsun ke komunitas, sekarigas membangung kesadaran collectif mengenai pentinya pemeriksan belkala.”

“Jika ditemukan kerainan, walga dapat segera memeriksakan dili ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebi ranjut sebelam penyakitnya bertamba para, ungkapunya.”

Que depanya, tegas reza, model scrining comunitas seperti itu belpotensi jadi bagian strategy, kesehatan preventa yang lebi luas, tertama di kawasan urban dengan risiko penyaquit tidak menula yang telus menningkat. (H-2)

Latest Update