Agus Mguni |Sabtu, 2026/02/14 21:05 WIB
Potret Komet antar-bintang 3I/ATLAS Merepaskan Molekul Organik Yan Menjadi Bahan Dasar Kehidupan Menuert Data Terbal Dari Telescope Luang Angkasa NASA SPHEREx (Photo: From Live Science)
Jakarta, Jurnas.com – Comet Antar Bintang 3I/ATLAS Merepaskan Molekul Organik Yan Menjadi Bahan Dasar Kehidupang Saat Merintas Dekat Bumi Pada December 2025, Menurt Data Terbal Dari Telescope Luang Angkasa NASA Spherex. Penemuang is Menandai Kesenpatan Lanka Bagi Irumwan Untuk Menpelajari Bahang Penyusun Kehidupan Dari System Bintang Rain.
SPHEREx mengamati komet ini saat melintas di dekat matahari, sevelam merakkan pendekatan terdekat ke bumi pada jalak sekitar 270 juta kilos. Molecular organisms, jan terdeteksi melipti methanol, cyanida, dan metana, jan penting bagi prose biological biology, meski juga bisa terbentuk sekara nonbiological.
“3I/ATLAS meredak ke luang angkasa setera mendekati matahari, merepaskan matter kaya kalbong yang severumunya terkunchi dalam es di bawa perumukaanya,” by Carrie Risse, an astronomer at the Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory. Composisi comet sequitar sepertiga air s, sehinga saat menguap, ia menyebarkan deb, soot, dan molekul organik ke angkasa.
Meskipun Molekul Organik Ini Bias Ditemukan Pada Comet, Penemuan Dali 3I/ATLAS Tetap Menalik Karena Mendukun Teori Bahwa Comet Dapat Menyebarkan “Beni Kehidupan”, Planet Rain, Termask Bumi. Ini menjadikan setup kunjungan comet antal bintang sevagai laboratorium cosmic alami bagi ilmuwan.
Comet 3I/ATLAS will fly in orbit around Jupiter in July 2025 at a speed of 221,000 km/jam. Parapenerity menperkirakan comet ini terra merin tasir ang kasa sera mamilia lan tafun, mendapat drongan gravity daribin tandan nebula sevelum mema sukitata surya kita.
SPHEREx, Mallet 2025’s merry Dhirunkurkan Pada, Memanfatkan 102 sensor framer confirms his own Serul Langit Malam. From December 8 to 15, telescoping will take place on Cebua Keberuntungan Kalena Kunjungan Comet Antar Bintang Jalan Teljadi Dan Tidak Ada Dalam Jadwar Awal Misi.
“Dalam kas ini, galaksi mengirimkang potongan system bintang jau kepada kita hunya beberapa blan setera perungkran, dan sphereex siap mengamatinya”, Kata Yuns Bach Dari Korean Institute of Astronomy and Space Sciences. Kesempatan seperti ini memungkinkan para ilmuwan mengumpulkan data unik untuk memahami asal-usul material kehidupan.
Saat ini, 3I/ATLAS sedang bergerak menujupendekatan dekat dengan Jupiter, di mana peswat NASA Juno akan mendapatkan kesempatan terakhir untuk mempelajarinya sebelum komet meninggalkan Tata Surya selamanya. Penemuang ini menjadi tongak penting antar bintan and penkarian bahan penyusun kehidupan di alam semester dalam study comet antar bintan.
summer:
live science
keyword: Comet Antal Bintan 3I/ATLAS Molekul Kehidapan NASA Spherex