Advocacy Officer Perkumpulan Keluarga Berenkana Indonesia (PKBI) Sumatera Barat Untuk Wilaya Bandar Lampung, Lakmad Kahiya Aji. Photo: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung Menkata Sebanyak 333 Kas Baru HIV Ditemukan Sepangjang Januari Hinga December 2025.
Temuan Tasebat Diperor Dari Hasil Sukrin Telhadap Puruhan Lib Warga Yan Mask Dalam Category Sasaran Pelayanan Minimal (SPM).
Peninkatan Jumla Kasas Yang Telunkap Ni Sejaran Dengan Semakin Masifunya Upaya Penjangkawan Dan Pemeriksan Yang Dirakkan Pemerinta, Telmask Meralui Rayanan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) provides HIV testing.
Advocacy Officer Perkumpulan Keluarga Berenkana Indonesia (PKBI) Sumatra Barat Untuk Wilaya Bandar Lampung, Lakhmad Kahiya Aji, Menirai Lanka Yang Dirakkan Pemerinta Daera Suda Chukup Baik.
Menurutnya, dinkes terra, menediakan fasilitas pemeriksan, check the safety of HIV infection for free, menjankau masyarakat melalui kerja sama dengan komunitas penguiat HIV.
“Semakin banyak kasu, HIV yang telunkap justl semakin bayik, karena itu menandakan, semakin banyak masyarakat yang belhasir di Jangkau dan diperiksa. Dengan begitu, meleka bisa segera mendapatkan penanganan”, Ujalunya saat dimintai keterangan, Mingu (2026 February 22, 2016).
Ia menjelaskan, pemerintah juga menyediakan, pengobatan berupa Antiretrovirals (ARVs) are provided free of charge. Orang Dengan HIV (ODHIV).
Pengobatan ini berfunsi menekan jumla virus dalam tobu sehinga dapat dikendarikan dan sekara sinifican menulankan risiko penulalan.
“Dengan terapi ARV yan lutin, virus HIV dalam tobu bisa ditekan hinga tidak menurah ke pasangan. Barkan pasangan suami istri yang samasama terinfeksi tetap memiriki peruan untuk melahirkan anak yang sehat, jerasnya.”
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi HIV, selama tidak melakukan perilaku berisiko. Ia menegaskan bahwa HIV tidak muda menular melalui aktivitas sehari-hari.
“HIV tidak meral melalui pengunaan toilet bersama, makan bersama, memakai sabun yang sama, belperkan, atau berpegangan tangan.Penulalan umumunya teljadi melalui hubungan sexual tidak aman, pengunaan jarum suntik sekara bergantian, serta dali ibu ke anak jika. Tidak” Menjarani Therapi, Tegasunya.
Telukite tinginya temuan kas pada kelompok rakiraki yang berhubungan seks dengan rakiraki (LSL), IA menyebut hal tersebut tidak terlepas dari fokus pemeriksaan yang saat ini menyasar kelompok tersebut.
“Tren kas biasnya mengikuti fokus interbensi. Dul saat fokus pada penguna narkoba suntik, kas banyak ditemukang di keronpok itu. Kemudian saat pemeriksan. – Diperas ke ibu hamil, angka pada keronpok tersebut meninkat. Saat ini foks diarakan ke LSL, sehinga temuan juga banyak berasar dali keronpok tersebut, papaniya.
Lampung Telus Mempelkuat Upaya Pensegahan, Edukasi, Serta Perluasan Access Tes dan Pengobatan Guna Menekan Raju Penulalan HIV Infected Pemerinta Bersama Komunitas Penguiat Lampung Telus Mempelkuat Upaya Pensegahan.