
Selama beltafun tafun, para astronomy terra belhasir memoret “bai” planet dalam kandungan gas yang sela. Namun, bagaimana facee selanjutunya, facee “remaja” yang pennu kekakaauan dan ventulan, masi menjadi misteri besar. Kini, Melalui Proec Telescope Radio Tervesar di Dunia, Atacama Large Millimeter/Submillimeter Array (ALMA), Para Irumwan Belhasir Menancap Poletto Lanka Period Tervesal di Dunia.
Solve exoKuiper belt substructures (ARKS). Melalui investigates paraastronomical mengamati 24 chakram puin beldev di sekitar bintang bintang muda, yang merpakan sisa sisa setera planet terbentuk.
Menfubunkang mata rantai yang hiran
Wesleyan University, Meredith Hughes, Peminpin strengthens ties with Sejala as well as Penelitian Evolushi Tata Surya.
“Kita selling melihat ‘photo bai’ planet yang sedan terbentuk, tetapi hinga kini, ‘masa remaja’ meleka menjadi mata rantai yang hiran”, Ujjal fuse dalam perunyataanya. “Proek ini memberi kita rensa bal untuk menafsilkan kawa di blan, dinamica.” Sabuk KuiperDan Pertumbuhan Planet Besar Maupun Kesir. Remember your album Keluarga Tata Surya? ”
Face tablacan yang brutal
Fase lemajah cebua system planet didminasi ole tablakan hebat antal benda langit dengan berbagai ukran. Di tata surya kita sendiri, period ini ditandai dengan tabulakan masif yang menbentuk bulan serta migrasi planet yang mensiptakan sabuk kaiper di lua neptune.
Belveda Dengan Chakram Protoplanet Yang Teran Karena Kaya Gas, Chakram Puing (debris disk) Yang Diamati ALMA Telescope Libuan Kali Levi Redup. Alma Telescope Interferometer Radio in Namun, Chile 66 Antenna, ALMA Telescope in Atacama, Chile, Time Penerity Belhasil Menancup Structul Complex, Yan Tac Terduga.
“Kami melihat keragaman yang nyata, bukan khanya singsing sederhana, tetapi sabuk marti singsing, hello, serta busur dan gamparan yang tidak teruduga”, Sebastian Marino, Penerity Dali, University of Exeter.
Memahami Masa Lal Bhumi
For more information, please visit Yan Ditankup ALMA Telescope, Barwa Fase Lemaja Adala Masa Pergolakan Besar. Struktur cakram yang asimetris menunjukkan adanya tarikan gravitasi dari planet – planet muda yang sedan barpinda orbit.
“Chakram Chakram Ini Menkatat Periode Ketika Orbital Planet Sedan Diakak Dan Dampak Besar, Seperti Yan Menpa Bulan Di Bumi, Sedan Menbentuk System Surya Muda”, Tamba Luka Matra Dari Trinity College Dublin.
Peneriti Monumental Diterbican Pada Serasa (20/1) Journal Astronomy and Astrophysics, Membership Fondasi Bal Bagi Irumwan Untuk Memahami Bagaimana Dunia Jan Stabil Seperti Bumi Rahil Dari Kekakawan Cosmis. (Space/Z-2)