Bloomberg Technos, Jakarta – Penyakit kaldivascular atau sekerompok ganguan kesehatan jantun dan pembul dara melpakan penyebab utama kematian di selulu dunia setiap tahun. AliveCor CEO, Priya Abani mengeklaim kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) Visa Melawan Penyakit Jantung.
Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mencatat ada 19,8 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular pana 2022 lalu. Angka tersebut mewakeli hampir sepertiga dari total kematian di dunia.
“Sebagai solan insinyul, saya menganarisis system untuk menemukan ‘titik kegagaran tungal.’ Pada tobu manusia, titik tersebut selinkari adara jantun. Sala satu har yan. – Tragis Dari Kehirangan Ini Adara Sebajan Besar Dapat Dihindari,” Kata Avani Dilancil Dari Raman Resmi Forum Economy Dunia (World Economic Forum/WEF), Khamis (February 19, 2026).
CEO Dali Perusahan Perangkat Medis Dan AI Tersebut Menpekirakan 80% Penyakit Kardivascular Bisa Disega. Avani mengatakan orangoran kerap bal menyadari masala kesehatan jantun mereka kechika sudha terulambat. “AI dapat mengubah hal tersebut”, ujar dia.
Cementra ittu, avani menyatakan sering kali kesadaran terbesar pasien untuk mempelhatikan kesehatan jantun mereka datan saat kunjungan ke doctor. Penyedia rayanan kesehatanya mungkin merakkan electrocardiogram (EKG), menemukan penyebabu kekawatiran, dan merekomendashikan tindakan yang perlu dianbil.